Step by step cara mengunakan IP Cloud Mikrotik

Artikel Nathan Gusti Ryan

Siapa sich yang gak kenal sama DynDNS atau ChangeIP dan sebangsanya.. Fungsinya adalah agar jika kita memiliki IP Public yang Dinamis, kita dapat mengakses IP Public kita melalui bantuan sub domain dari DynDNS atau ChangeIP, dkk. DynDNS dulu gratis tapi sekarang berbayar. Sedangkan ChangeIP dulunya gratis tapi hingga sekarang masih gratis. Nah disinilah kita bisa mengunakan IP Cloud Mikrotik.

xps-ip-cloud

Penulis Artikel : Nathan Gusti Ryan

 

 

mikrotik-ip-cloud-002

mikrotik-ip-cloud-003

DynDNS atau ChangeIP, dkk kita bisa mengakses resource yang ada pada jaringan LAN kita. Baik mengakses router, memanfaatkan VPN, mengunakan IP Public untuk WebServer, CCTV, Database Server Public, dll. Baca artikel dibawah ini.

http://www.xpsolution.net/2014/01/step-by-step-konfigurasi-autoupdate-ip-public-dynamic-dengan-freeddns-pada-mikrotik-router/

mikrotik-ip-cloud-004

mikrotik-ip-cloud-005

So… apa yang ada dalam benak anda saat mendengar kata “IP CLOUD”…? Pastinya ada banyak persepsi kan. Jika anda sudah mengunakan Mikrotik RouterBoard, tapi tidak tahu IP CLOUD atau tidak tahu kegunaannya maka simaklah artikel ini agar kita bisa memanfaatkan fasilitas yang sudah kita miliki ini.

mikrotik-ip-cloud-001

IP Cloud ini sudah ada sejak Mikrotik versi 6.14 dengan fitur Dynamic DNS name service untuk RouterBOARD devices. Dan sejak RouterOS versi 6.27, menu diubah dari “ip cloud enabled” diganti nama menjadi “ip cloud ddns-enabled”.

http://wiki.mikrotik.com/wiki/Manual:IP/Cloud

mikrotik-ip-cloud-006a

Contohnya pada Mikrotik RB750 saya ini terlihat IP Cloud saya dengan DNS Name : 677049f2eb9.sn. mynetname.net. Dan selanjutnya kita bisa mengakses resource yang ada di jaringan LAN saya seperti DVR, webserver, router, dll seperti dibawah ini.

mikrotik-ip-cloud-007

 

mikrotik-ip-cloud-008

Agar IP Cloud kita selalu uptodate maka kita harus melakukan Auto Update dalam waktu tertentu. Mungkin setiap 30 menit, 10 menit atau bahkan setiap menit. Tapi gak perlu manual dong. Kita bisa membuat script yang selanjutnya script ini akan dijalankan secara otomatis. Perhatikan gambar dibawah ini. Buka menu : /system secheduler dan menu : /system script

mikrotik-ip-cloud-009

Kita buat Script dengan nama bebas, misalnya : Script-Update-IP-Cloud

Isi script adalah : /ip cloud force-update

mikrotik-ip-cloud-010

Selanjutnya kita buat sebuah sechedule untuk melakukan update setiap 10 menit dengan nama : Schedule-Auto-Update-IP-Cloud

Pada On Event, masukkan nama : Script-Update-IP-Cloud.

mikrotik-ip-cloud-011

Mudah sekali bukan? Selamat mencoba mengunakan IP Cloud

2 thoughts on “Step by step cara mengunakan IP Cloud Mikrotik

  1. kalau force update DNS Name nya berubah gak bos? klo berubah-ubah bagaimana caranya biar bisa tetep bisa remot ip publiknya? terima kasih

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *